Rabu, 13 Februari 2013

Pengujian Bakteri Salmonella


Pengujian Bakteri Salmonella

1.                  Pendahuluan
Identitas bakteri Salmonella dari bahan makanan atau minuman adalah penting karena bakteri ini sangat panthogen sebagai penyebab sakit demam tikoid., demam para tikoid dan akibat Salmonellasis.

2.                  Prinsip
Identifikasi bakteri Salmonella berdasarkan kepada sifat-sifatnya yang dapat mengubah gula glukosa, tidak dapat mengubah laktosa dan sukrosa, mereduksi logam bismuth dan brilliant green, the carboksilase asam amino lisin, motalitas aktif membentuk gas H2S kecuali Salmonella Thypi dan akibat bersifat antigen atau antibody.

3.                  Alat yang digunakan :

·         Tabung reaksi
·         Penyangga tabung
·         Labu Erlenmeyer
·         Pipet ukur 10 ml
·         Cawan petri
·         Spirtus
·         Ose/Sengkelit
·         Beaker gelas
·         Kapas, benang dan kasa


4.                  Bahan yang digunakan :

·         Sampel
·         Media LB (Lactose Broth)
·         Media SCB (Selemoit Cystin Broth)
·         Media NB (Nutrient Broth)
·         Media BSA (Bismut Sulfit Agar)
·         Media NA (Nutrient Agar)


5.                  Langkah Kerja :
a.    Mencuci dan mengeringkan alat (semua alat dalam kondisi bersih tidak kotor) dan mensterilisasi alat yang ingin digunakan untuk pengujian.
b.   Menimbang sampel sebanyak 10 gram dan memasukkannya ke dalam 90 ml LB lalu menginkubasi pada suhu 37 derajat Celcius selama 24-48 jam.
c.  Dari sampel + LB hasil inokulasi yang per-1 di inokulasi ke dalam 9 ml media SCB sebanyak 1 ml dan menginkubasi  pada suhu 430C selama 24 jam.
d. Setelah menginkubasi diambil dengan sengkelit dan meninokulasinya ke dalam media lempeng BSA dan menginkubasi pada suhu 37 derajat Celcius selama 24-48 jam. Jika positif koloni berwarna hitam metalik ditengah tepinya bersinar dan dikelilingi hijau metalik.
e.  Mengisolasikan ke dalam media NB 10 ml dan menginkubasi pada suhu 37 derajat Celcius selama 24-48 jam.
f.  Setelah itu keluarkan dan mengambilnya dengan sengkelit dan menginsolasikan pada media agar miring NB 10 ml, dan menginkubasi selama 24-48 jam dengan suhu 37 derajat Celcius
g.   Setiap pengerjaan memakai blangko.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar