Selasa, 06 Agustus 2013

Where is 'The Spirit'?

AAAAAAAAAAAARGHHHHHHHHHH…
Kemana semangat? Aku butuh semangat. Aku butuh ia sekarang dan seterusnya sampai perasaan ini benar-benar hilang. Kemana kemana kemana ia? Atau jangan-jangan ia hilang? Gawat gawat gawaaat, aku harus menemukannya kembali, yah aku harus menemukannya kembali sebelum tubuh ini hancur oleh kenangan masa lalu bersamanya.

Tapi bagaimana aku menemukannya? Haruskah aku lapor kantor polisi? Tapi ini belum 2 x 24 jam. Haruskah aku membuat selembaran kertas, pamphlet atau sebagainya untuk mencarinya? Tapi itu butuh biaya lebih. Haruskah aku memasang iklan di social media? Ini memang tak memakan biaya banyak, tapi tak membuahkan hasil. Lalu bagaimana aku mendapatkannya kembali?

Sebentar sebentar akan aku coba mengirim pesan singkat ke semua kerabatku, mungkin saja ia ada disalah satu tempat rumah kerabatku. Mengetik pesan…

“THE SPIRIT LOST. CAN YOU HELP ME TO FIND IT  AGAIN?” sending…

Setengah jam…

Satu jam…

Satu jam setengah…

Dua jam…

Hei ada apa ini? Mengapa mereka tak ada satu pun yang membalasnya? Mereka dengan kompak tak mempunyai pulsa? Baiklah,  aku akan menelpon sebagian kerabat dekatku, mungkin saja ia pergi ke sana. ‘Maaf nomor yang anda hubungi sedang tidak aktif, silahkan menghubungi beberapa saat lagi’ ahh sial, kenapa juga tak aktif handphone nya. Mencoba menghubungi nomor yang lain ‘tut tut tut tut No Answer’. Apa-apa an ini mengapa tak diangkat? Mereka memang tak peduli denganku???

Tuhan, aku harus bagaimana lagi? Jikalau kau tak kembali sebelum diri ini hancur, mungkin tempat ini telah menjadi lautan.

Lima belas menit kemudian…

Diri ini mulai rapuh. Aku mohon pertemukan aku dengan semangat kembali sebelum seutuhnya tubuhku menjadi kepingan atau bahkan serbuk yang tak dapat dipersatukan lagi. Aku tidak tau Tuhan, sungguh tidak tau, mengapa ia bisa pergi dari hati dan genggamanku, semuanya terasa lembut dan menghilang begitu saja. Kalau pun aku tau ia kan pergi, pasti akan ku renggut tubuhnya dan memaksanya tuk tetap tinggal dan sayangnya ia hanya sebuah perasaan yang dapat menghilang dengan lembut tanpa dirasa.



menjelang matahari terbit, 6 Agustus 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar