Selasa, 31 Desember 2013

Dua Kata

Ketika kamu sudah mendapatkan kepastian dan pergi, mungkin sekarang tidak ada lagi yang mau menunggunya dengan manis sepertimu. Menunggunya dengan ancang-ancang kaki, tengok kanan-kiri, sesekali menghela nafas lelah dan Dia belum datang juga.

Waktu berjalan. Langit semakin gelap. Suhu semakin dingin. Dan Hei, tidak ada bintang yang tampak dengan mata telanjang kali ini. Mungkin dia bosan mendengar suaraku yang berbicara berulang-ulang kali dengan kalimat yang sama ‘Apakah dia ‘kan tepati janji?’. hihihi I'm so sorry the stars...

Bintang adalah teman terbaik ketika berada diposisi sama seperti ini;menunggu. Menggambar animasi dengan rasi bintang atau mengkhayal kehidupan masa depan yang mustahil, mengingat kehidupan yang telah berlalu atau mungkin menyesali kehidupan yang lalu. ahh sudahlah...

Kali ini aku menunggu seorang pria yang baru ku kenal kemarin malam di acara kampus, tapi tulisan ini bukan menceritakan tentang dia. ini menceritakan tentang seorang pria asing yang tiba-tiba datang mendekati ku di depan masjid kampus ketika menunggunya.

Berkulit putih, berparas tampan, dengan tinggi tak jauh berbeda dengan tinggi ku, berpakaian simple dengan kaos dan jeans nya, dengan tas punggungnya.
“Hei, kamu fakultas ilmu kesehatan yah?”. Pria asing menyapa ku.

“Iya”. Jawab ku dengan membalas senyum ramahnya.

“Sedang apa disini? Sudah malam, tidak pulang?”

“Belum, sedang menunggu seseorang”. Jawabku lagi.

Percakapan kami tidak berakhir disitu, dia yang sedari tadi berdiri, mau ikut duduk menemaniku. Sedikit gugup duduk di dekat orang asing, tapi dia bisa membuat suasana kami menjadi santai. Yaa biasa di awal perkenalan, topik kita introduce yourself, dari nama, alamat rumah dan ternyata rumahnya tak jauh dari rumahku! lalu fakultas dan jurusan, dan yang lainnya. Tentu saja perbincangan kami tidak monoton yang malu-malu ala anak SD, sesekali diselingi dengan tawa kami yang ternyata punya selera bersenda gurau yang sama.

Kau tau? Dia adalah pria asing yang baik bahkan terlalu baik untukku, sehingga tuhan pun tak mengijinkan ku untuk mengenalnya lebih jauh. Terima kasih pemilik dua kata nama. S H.

Tuesday, on September 17th 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar